PENGARUH KAPASITAS FISKAL TERHADAP KINERJA PEMBANGUNAN MANUSIA DI PULAU JAWA TAHUN 2015-2024

Authors

  • Putri Delia Mafiroh Universitas Negeri Surabaya, Indonesia
  • Risqi Noor Hidayati Putri Universitas Negeri Surabaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29303.e-jep.v8i1.01

Keywords:

Kapasitas Fiskal, Indeks Pembangunan Manusia, Fixed Effect Model

Abstract

Pembangunan manusia tetap menjadi tujuan utama kebijakan pembangunan regional di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa, di mana ketidakmerataan kapasitas fiskal antar provinsi dapat memengaruhi variasi hasil pembangunan manusia. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Belanja Modal, dan Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di enam provinsi di Pulau Jawa selama periode 2015–2024. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan regresi data panel melalui Model Efek Tetap (FEM), penelitian ini menyelidiki bagaimana kapasitas fiskal regional mendorong peningkatan kualitas pembangunan manusia. Temuan menunjukkan bahwa PAD memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap HDI, menunjukkan bahwa peningkatan kemandirian fiskal secara langsung berkontribusi pada kinerja pembangunan manusia yang lebih baik. Sebaliknya, Belanja Modal memiliki dampak negatif dan signifikan, menyiratkan bahwa pengalokasian anggaran yang tidak tepat atau sifat jangka panjang dampaknya mungkin tidak sejalan dengan peningkatan HDI jangka pendek. Sementara itu, DAK menunjukkan pengaruh positif dan signifikan. Secara keseluruhan, ketiga variabel independen tersebut secara statistik signifikan. Hasil ini menegaskan pentingnya mengoptimalkan kapasitas fiskal regional untuk mempercepat kemajuan pembangunan manusia di Jawa.

References

Badan Pusat Statistik. (2024). Indeks pembangunan manusia. https://www.bps.go.id

Creswell. (2018). Research Design Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. In Management Research (5th Editio). SAGE Publications, Inc. 2455. https://doi.org/10.4324/9781003381006-9

Gujarati & Porter. (2009). Basic Econometrics. In Introductory Econometrics: A Practical Approach.

Hasan, M. A., & Agung, M. F. S. (2018). Pengaruh pendapatan asli daerah, dana alokasi umum, dan dana alokasi khusus terhadap indeks pembangunan manusia dengan alokasi belanja modal sebagai variabel intervening (studi pada kabupaten/kota Riau periode 2011–2015). Jurnal Akuntansi, 6(2), 190–203.

Insani, M. H., Manan, A., & Agustiani, E. (2024). Pengaruh pendapatan asli daerah dan dana perimbangan terhadap indeks pembangunan manusia kabupaten/kota NTB tahun 2018–2022. Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business, 4(2), 355–366.

Kemenkeu. (2024). Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 65 Tahun 2024 tentang Peta Kapasitas Fiskal Daerah.

Masduki, U., Rindayati, W., & Mulatsih, S. (2022). How can quality regional spending reduce poverty and improve human development index? Journal of Asian Economics, 82(June), 101515. https://doi.org/10.1016/j.asieco.2022.101515

Musgrave. (1989). Public Finance in Theory and Practice (5th Editio). McGraw-Hill.

Nashshar, M. I. (2022). Pengaruh Dana Alokasi Khusus terhadap Indeks Pembangunan Manusia dengan Belanja Modal sebagai Variabel Mediasi. Indonesian Treasury Review Jurnal Perbendaharaan Keuangan Negara Dan Kebijakan Publik, 7(3), 255–270. https://doi.org/10.33105/itrev.v7i3.474

Oates, W. E. (1972). An essay on fiscal federalism. Fiscal Federalism and European Economic Integration, XXXVII(September), 13–47. https://doi.org/10.4324/9780203987254

Pidhegso. (2025). The Influence of Regional Original Revenue (PAD) And Balancing Funds on the Human Development Index of Regencies/Cities in Indonesia. Journal of Practical Management Studies, 3(1), 22–31. https://doi.org/10.61106/jpms.v3i1.37

Putra, P. G. M., & Ulupui, I. G. K. A. (2015). Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus, Untuk Meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 11(3), 863–877.

Rumbia, W. A., Oleo, H., & Tenggara, S. (2025). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Belanja Modal, dan Tingkat Pengangguran Terbuka terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Indonesia: Analisis Data Panel Provinsi 12. 1191–1199.

Sarkoro, H. (2016). Pengaruh Belanja Daerah, Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi KhusuS dan Pendapatan Asli Daerah Terhadap Indeks Pembangunan Manusia. Paper Knowledge . Toward a Media History of Documents, 12–26.

Sen, A. (1999). Development as Freedom. In Identity Politics in India and Europe. Oxford University Press. https://doi.org/10.4135/9788132108009.n31

Sugiyarto, A., Lee, B. L., & Wilson, C. (2025). Narrowing the gap: Dynamics of Indonesia’s public expenditure performance in economically lagging districts. Economic Analysis and Policy, 85(November 2024), 2299–2318. https://doi.org/10.1016/j.eap.2025.03.014

UU No. 17. (2007). RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA PANJANG NASIONAL TAHUN 2005 – 2025.

Widarjono, A. (2018). Ekonometrika:Pengantar dan Aplikasinya Disertai Panduan Eviews (5th ed.).

Downloads

Published

2026-03-30

How to Cite

Mafiroh, P. D., & Putri, R. N. H. (2026). PENGARUH KAPASITAS FISKAL TERHADAP KINERJA PEMBANGUNAN MANUSIA DI PULAU JAWA TAHUN 2015-2024. Elastisitas : Jurnal Ekonomi Pembangunan, 8(1), 1–11. https://doi.org/10.29303.e-jep.v8i1.01